Cara Membeli Saham, Cukup 3 Langkah Saja

Cara Membeli Saham – Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak menjadi incaran. Salah satu alasannya yakni potensi keuntungan yang menarik. Di Indonesia saham merupakan investasi legal, sehingga siapa saja yang memenuhi syarat bisa berinvestasi di saham.

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, proses jual beli saham juga semakin mudah. Semua transaksi jual beli bisa kita lakukan hanya melalui smartphone kita. Kemudahan tersebut membuat saham menjadi populer di masyarakat.

Cara membeli saham juga cukup mudah untuk dilakukan, sehingga pemula sekalipun bisa melakukannya sendiri. Bagi kamu yang masih belum paham bagaimana cara membeli saham, berikut caranya. Cukup 3 langkah saja kamu sudah bisa ikut ambil memiliki sebuah perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

Cara Membeli Saham Bagi Pemula

1. Membuka Rekening Saham

Untuk bisa membeli saham suatu perusahaan, kita harus memiliki rekening terlebih dahulu. Rekening tersebut berbeda dengan rekening bank atau tabungan.

Setelah memiliki rekening saham kamu bisa mulai untuk membeli atau menjual saham di pasar modal. Untuk membuka rekening saham sendiri kamu harus mendaftar di perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas memiliki peranan layaknya bank tempat kita membuka rekening tabungan.

Jadi sama halnya dengan bank, sekuritas juga ada banyak di Indonesia. Kamu bisa memilih sekuritas yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Seperti IndoPremiere, Ajaib, atau perusahaan sekuritas asing seperti Mirrae Asset.

Untuk melakukan pembukaan rekening kamu harus mempersiapkan beberapa dokumen antara lain seperti:

  1. KTP
  2. NPWP (Opsional)
  3. Buku Tabungan
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Strategi Investasi Untuk Ibu Rumah Tangga Tanpa Ribet!

Dokumen tersebut nantinya kamu perlukan selama proses pendaftaran. Umumnya perusahaan sekuritas sudah memberikan kemudahan bagi kita untuk mendaftar. Karena kita bisa melakukan proses pendaftaran secara online, jadi kita tidak harus mendatangi kantor perusahaan sekuritas untuk melakukan pendaftaran.

Kamu hanya perlu mendownload aplikasinya di smarpthone kamu dan mengikuti instruksi pendaftaran. Nantinya setelah proses pendaftaran selesai, akun atau rekening saham kamu akan siap beberapa hari kemudian.

2. Setor Modal Awal

Setelah proses pembukaan rekening selesai dan kamu sudah mendapatkan RDN kamu. Langkah selanjutnya yakni menyetor modal awal untuk investasi ke RDN yang sudah diberikan.

RDN atau Rekening Dana Nasabah adalah rekening yang kamu gunakan untuk menampung dana. Sehingga uang kamu tidak dipegang langsung oleh perusahaan sekuritas melainkan dipegang oleh bank yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut.

Kamu bisa menyetorkan modal awal sesuai dengan manajemen investasi kamu. Cara setor dana ke RDN juga mudah sama halnya dengan kita transfer ke rekening bank pada umumnya. Jadi kamu bisa langsung transfer melalui mobile banking, atm, atau dompet digital.

3. Analisis dan Beli Saham

Setelah menyetor modal awal, kamu bisa langsung membeli saham yang kamu inginkan. Tentunya penting untuk melakukan analisa terlebih dahulu untuk membeli suatu saham. Jangan hanya ikut-ikutan rekomendasi orang lain atau teman, karena bisa sangat berbahaya. Pastikan untuk membeli saham atas dasar analisis yang kamu lakukan sesuai dengan manajemen investasi kamu.

Proses jual beli saham bisa kamu lakukan setiap hari senin-jumat pada jam buka. Kamu bisa cek jadwal buka pasar modal Indonesia di website BEI atau Bursa Efek Indonesia untuk detail lebih lanjut.

Setelah memutuskan saham yang ingin dibeli, kamu hanya perlu melakukan bid atau order pada harga yang kamu inginkan. Jika kamu ingin langsung mendapatkan saham tersebut tanpa antri, kamu bisa langsung ambil pada harga saat itu. Namun jika kamu merasa harga tersebut terlalu mahal, kamu bisa mengantri pada harga yang kamu inginkan. Apabila harga mencapai harga beli kamu, maka saham akan langsung masuk kedalam portofolio saham kamu.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Mengenal Kelebihan Reksadana Pasar Uang, Yuk Cari Tau

Yuk Mulai Investasi Saham

Gimana mudah bukan, hanya dengan 3 langkah diatas kita sudah bisa menjadi pemilik sebuah perusahaan besar. Dengan kepemilikan saham pada sebuah perusahaan, kita berhak mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan atas laba yang dihasilkan perusahaan. Biasanya pembagian dividen dilakukan setiap tahunnya oleh perusahaan, dan kamu berhak atas dividen tersebut, selama kamu masih memegang saham tersebut sampai hari yang ditentukan.

Selain dari dividen kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga saham. Dengan analisis yang baik kamu bahkan bisa mendapatkan keuntungan puluhan hingga ratusan juta dengan jual beli saham. Kegiatan seperti itu disebut dengan trading.

Picture by Austin Distel on Unsplash

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: