Cara Mengetahui Akun Media Sosial Asli atau Palsu

Akun Media Sosial Palsu – Semakin berkembangnya teknologi informasi, memberikan dampak yang besar dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya saja pada sektor bisnis, dengan kemajuan teknologi informasi membuat kegiatan bisnis menjadi semakin inovatif.

Selain itu dalam dunia investasi, kemajuan teknologi informasi juga membuat kita lebih mudah dalam berinvestasi. Bahkan kita bisa melakukannya hanya melalui genggaman tangan yakni dengan menggunakan smartphone. Hal tersebut tentunya menjadi suatu dampak yang positif dari perkembangan teknologi informasi ini.

Namun selain dampak positif, perkembangan teknologi yang pesat juga memberikan dampak negatif. Sebagai contoh semakin beragamnya motif penipuan yang dilakukan oleh para oknum nakal. Misalnya dengan memanfaatkan media sosial yang keberadaannya kini sudah sangat kuat.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi tersebut, mereka melancarkan berbagai modus penipuan melalui media sosial. Misalnya dengan membuat akun-akun fake guna menipu para pengguna media sosial yang cenderung rawan untuk terpancing.

Oleh karena itu sebagai pengguna media sosial, ada baiknya untuk selalu memperhatikan tindakan kita. Sehingga kita tidak terjebak oleh suatu jebakan yang dapat merugikan kita, misalnya seperti akun fake. Berikut ini beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengindentifikasi apakah suatu akun asli atau palsu.

Akun Fake di Media Sosial

Umumnya para oknum nakal mencoba memanfaatkan akun fake pada salah satu media sosial untuk melancarkan aksi penipuan mereka.

Biasanya mereka akan membuat akun palsu dari sebuah perusahaan, artis, tokoh publik, instansi pemerintahan dan sebagainya yang memiliki kedudukan di masyarakat. Kemudian akun tersebut akan mereka gunakan untuk menipu para pengguna media sosial dengan berpura-pura menjadi CS atau pihak dari perusahaan yang mereka pilih.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Ini Dia Manfaat Menabung, Jangan Males Menabung Ya!!

Pada umumnya kegiatan yang mereka lakukan berupa pengumpulan data pribadi pengguna, atau suatu ajakan. Kemudian mereka melancarkan aksinya dengan harapan adanya kecerobohan oleh para pengguna media sosial tersebut.

Jenis Penipuan Melalui Akun Fake Media Sosial

Ada banyak jenis penipuan yang mereka gunakan untuk menipu para pengguna media sosial dengan menggunakan akun palsu yang mereka buat.

1. Melakukan Direct Message

Cara penipuan yang umumnya mereka lakukan menggunakan akun fake tersebut yakni dengan mengirimkan pesan langsung. Dengan fitur chat atau direct message yang ada pada media sosial, kita bisa mengirim pesan kepada pengguna lainnya.

Dengan fitur ini mereka akan mencoba menghubungi calon korban untuk memancing korban agar termakan jebakan. Pesan yang mereka kirimkan biasanya berupa permintaan informasi pribadi dengan berbagai alasan, atau perintah ajakan.

2. Mengirimkan Link Berbahaya

Dalam menipu para pengguna, akun-akun fake kadang menggunakan link guna mencuri data para pengguna. Link yang mereka gunakan biasanya merupakan laman website phising yang fungsinya untuk mencuri informasi. Laman tersebut akan dirancang agar memiliki tampilan yang meyakinkan untuk membuat para korban percaya.

Namun tidak jarang juga link yang mereka gunakan berisi virus yang bisa langsung membuat device kita terancam. Akibatnya mereka bisa dengan mudah mengobrak-abrik data pribadi kita untuk menemukan data penting yang bisa mereka manfaatkan.

Cara Mengetahui Akun Media Sosial Palsu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, para oknum nakal memanfaatkan kecerobohan dari para calon korban untuk melancarkan aksi mereka. Bagaimanapun akun asli dari suatu perusahaan, tokoh publik, instansi dan sebagainya dapat kita identifikasi keasliannya. Sehingga kita tidak perlu khawatir ketika menggunakan media sosial dan mengikuti akun-akun suatu perusahaan atau tokoh publik.

1. Adanya Tanda Verifikasi Seperti Centang Biru

Media sosial umumnya memiliki suatu keistimewaan yang mereka berikan kepada para pengguna tertentu seperti perusahaan, instansi pemerintahan atau tokoh publik. Keistemewaan tersebut yakni tanda verified akun seperti tanda centang atau centang biru.

Ketika akun tersebut memiliki tanda verified, artinya akun tersebut telah terverifikasi keasliannya. Tanda tersebut umumnya akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan resmi, instansi pemerintahan resmi, atau bahkan tokoh-tokoh publik terkenal.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Peranan Teknologi Informasi Dalam Mendorong Kemajuan Bisnis

Hal tersebut tidak lain guna meningkatkan keamanan untuk para pengguna. Sehingga ulah oknum nakal seperti membuat akun fake bisa semakin terminimalisir.

2. Fitur Komentar yang Tertutup

Salah satu ciri akun media sosial yang fake atau palsu lainnya yakni fitur komentar yang tertutup. Biasanya media sosial memberikan hak kepada para pengguna untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur komentar pada postingan mereka. Sehingga orang lain tidak bisa memberikan komentar apapun pada postingan yang kita buat.

Hal tersebut menjadi ciri khas dari akun media sosial yang palsu. Mereka akan membatasi atau menutup fitur komentar pada postingan mereka guna menghindari para pengguna yang berkomentar. Karena bisa saja para korban atau pengguna yang sadar berkomentar dengan menerangkan bahwa akun tersebut palsu. Hal tersebut tentu akan merugikan bagi pemilik akun palsu, karena mereka akan sulit untuk melancarkan aksi mereka.

3. Lihat Pengikut Mereka

Akun media sosial palsu biasanya memiliki pengikut yang mencurigakan, baik itu jumlah pengikut atau akun yang mengikuti.

Jumlah pengikut akun palsu umumnya lebih sedikit jika kita bandingkan dengan jumlah yang mereka ikuti. Mereka biasanya akan mengikuti banyak pengguna untuk membuat mereka ternotice dan bahkan ikut mengikuti balik, Kemudian jika pengikut mereka banyak biasanya juga akan terlihat dari jenis akun yang mengikuti. Umumnya akun yang mengikuti mereka merupakan akun-akun palsu yang juga merupakan strategi mereka.

4. Nama Akun yang Mirip

Sebagaimana keadaanya, akun palsu memang pada dasarnya merupakan akun yang mencoba menyerupai akun asli. Salah satunya pada bagian nama akun tersebut, yang menyerupai atau mirip dengan akun aslinya.

Namun kemiripan tersebut bukan berarti serupa atau sama sekali tidak sama. Karena kecerobohan kita membuat akun-akun tersebut berhasil menipu kita. Biasanya akun-akun palsu akan menggunakan nama akun yang mereka modifikasi dengan angka, atau tambahan huruf yang mirip. Sehingga para pengguna akan sulit untuk menyadarinya ketika melihatnya sekilasi.

Akun-akun media sosial palsu pastinya tidak bisa memiliki nama yang sama dengan akun yang asli. Sehingga tinggal ketelitian dari para pengguna yang sangat penting untuk diperhatikan untuk menggagalkan aksi para penipu tersebut.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Contoh Kerangka Proposal Usaha Untuk Bisnis Makanan dan Minuman

Cara Mengindari Penipuan Dari Akun Media Sosial Palsu

Cara agar kita terhindar dari penipuan yang terjadi di media sosial pada intinya sangatlah mudah. Karena kita hanya perlu menaruh perhatian yang lebih baik ketika menyelami media sosial. Jangan mudah percaya pada suatu ajakan atau informasi yang kita dapat melalui media sosial.

Dengan teknologi informasi yang semakin maju memberikan kita kemudahan untuk mencari tahu berbagai informasi. Oleh karena itu gunakanlah hal tersebut ketika kita mendapati suatu hal yang mencurigakan.

Kemudian jangan klik link atau tautan mencurigakan tanpa kita tahu keamanannya. Pastikan untuk memeriksa sumber pemberi terlebih dahulu agar tidak terperangkap jebakan yang mereka buat.

Dengan memperhatikan setiap tindakan kita tentunya dapat mencegah terjadinya penipuan. Karena bagaimanapun para penipu melancarkan aksi mereka karena adanya kesempatan berupa kecerobohan individu. Kecerobohan atau human error tersebutlah yang menjadi jalan atau langkah awal yang membuat aksi mereka berhasil.


Semoga artikel kali ini bisa menyadarkan kita pentingnya memiliki perhatian yang baik ketika melakukan berbagai kegiatan. Sebagai contoh ketika kita berselancar di media sosial, ataupun dunia maya. Dengan adanya perhatian yang baik tentu akan membuat kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti tindakan peretasan atau penipuan.

Kunjungi juga Berbagi Coretanku untuk mendapatkan artikel menarik lainnya.

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: