Jangan Pakai Dana Ini Ketika Membeli Saham

Para ahli sekalipun tidak akan menggunakan dana ini ketika membeli saham. Itulah mengapa sebaiknya sebagai pemula jangan mencoba berpikiran untuk menggunakan dana ini ketika membeli saham. Alasan utamanya yakni tingginya risiko yang ada di pasar modal. Tidak sedikit orang yang mengalami kebangkrutan seketika hanya dengan hitungan jam melalui pasar modal.

Itulah mengapa ada baiknya untuk mengelola dana yang kita miliki sebelum membeli sebuah saham. Jangan sampai kejadian yang tidak kita inginkan terjadi karena ketidaktahuan kita mengenai pengetahuan dasar ini.

Sebaik apapun analisa yang kamu miliki ataupun pengalaman yang kamu punya, hendaknya hindarilah menggunakan dana ini ketika membeli saham.

Dana yang Haram Untuk Membeli Saham

1. Dana Darurat

Setiap orang sebaiknya memiliki dana darurat. Dana ini hanya akan di gunakan apabila terjadi kebutuhan yang darurat. Dengan mempersiapkan dana darurat manajemen keuangan kita akan lebih baik. Karena ketika kejadian yang tidak di harapkan terjadi, kita memiliki support dari dana darurat.

Dana darurat bisa dikatakan haram digunakan untuk membeli saham, atau tidak dianjurkan. Seperti kita ketahui, tidak ada yang bisa memprediksi dengan pasti kondisi pasar modal. Bagaimanapun pasti ada kemungkinan analisa yang kita lakukan tidak sesuai. Itulah mengapa akan sangat berisiko ketika dana darurat ini kita gunakan untuk membeli saham, khususnya untuk kegiatan trading.

2. Dana Pendidikan

Jika kamu sudah berkeluarga, mempersiapkan dana untuk kebutuhan pendidikan anak merupakan hal yang penting. Dengan begitu ketika kebutuhan anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bisa kita penuhi. Dana pendidikan yang kita siapkan baik untuk anak, istri, saudara maupun diri sendiri ada baiknya untuk tidak kita gunakan untuk membeli saham.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

Jangan sampai kejadian yang tidak di harapkan terjadi karena obsesi yang kamu miliki. Bayangkan saja jika dana ini malah terkikis habis ketika kamu gunakan untuk membeli saham. Tentu akan membuat manajemen keuangan dan masa depan akan terganggu.

3. Dana Hutang

Mungkin kamu pernah berpikir untuk berhutang ke bank dan membeli sebuah saham yang memiliki prospek yang baik kedepannya. Hal tersebut merupakan suatu tindakan yang sangat ceroboh, karena tidak ada yang bisa menganalisa kondisi pasar modal dengan tepat. Alhasil ketika analisa yang kamu lakukan salah, kamu hanya akan mendapatkan musibah karena penggunaan dana pinjaman atau hutang tersebut.

4. Dana Gadai

Salah satu cara untuk mendapatkan dana atau uang dalam waktu yang singkat yakni dengan menggadaikan aset yang kita miliki. Sebagai contoh seperti kendaraan bermotor yang kita miliki, bisa kita gadaikan untuk mendapatkan uang secara instan. Namun tentunya untuk bisa menebus aset yang kita miliki kembali, kita harus membayar uang kepada perusahaan gadai dalam jangka waktu tertentu.

Dana ini juga sangat berisiko ketika kamu gunakan untuk membeli sebuah saham. Bayangkan saja jika kamu tidak bisa mendapatkan uang tersebut kembali, alhasil aset yang kamu miliki akan hilang.

5. Dana Kebutuhan Hidup

Selain dari ke empat dana diatas, dana berikut ini juga tidak boleh kita gunakan untuk membeli saham. Jangan sampai kecerobohan kita membuat anak, istri atau kita sendiri malah mengalami kemalangan. Sekali lagi perlu kita tekankan bahwa sebaik apapun analisa atau pengalaman yang kamu miliki, tidak ada yang bisa memprediksi pasar secara pasti. Jangan biarkan ketamakan dan keserakahan membuat kita mengambil langkah ceroboh.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Rekomendasi Film Tentang Saham Terbaik, Yakin Gak Suka?

Dana Untuk Membeli Saham

Lalu dana mana yang bisa kita gunakan untuk investasi. Dana untuk membeli saham dikenal dengan sebutan “Uang Dingin” Artinya uang tersebut merupakan uang yang tidak akan mengganggu keuangan kita apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sehingga kita tidak perlu khawatir apabila saham yang kita beli tidak sesuai dengan analisa yang kita lakukan. Kondisi seperti ini merupakan hal yang wajar di dunia trading saham. Sebagai manusia kita hanya bisa melakukan analisis atau prediksi, namun tidak bisa memastikan apapun. Itulah mengapa penting untuk menggunakan uang dingin untuk kita gunakan trading saham.

Uang dingin bisa kita dapatkan dengan memotong gaji atau pemasukan yang kita miliki dengan semua kebutuhan yang ada. Baik itu kebutuhan pokok, sekunder, tersier, cicilan, dan yang lainnya. Dana yang tersisa merupakan dana dingin yang bisa kita gunakan untuk membeli saham. Atau kita juga bisa menyisihkan sebagaian pemasukan kita untuk saham, artinya uang tersebut memang digunakan untuk saham.

Pada intinya kita perlu memiliki manajemen keuangan yang baik. Dengan begitu kita dapat memenuhi segala kebutuhan yang kita miliki tanpa perlu khawatir berlebih. Dengan begitu kita bisa mencapai kehidupan yang lebih sejahtera dan baik lagi dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang.

Picture by Jinyun on Unsplash

No Responses

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: