Mengenal Kelebihan Reksadana Pasar Uang, Yuk Cari Tau

Mengenal Kelebihan Reksadana Pasar Uang – Salah satu instrument investasi yang memiliki risiko rendah dengan return yang lebih tinggi dari tingkat inflasi RDPU adalah jawabannya. RDPU atau Reksadana Pasar Uang adalah salah satu jenis reksadana dengan tingkat risiko paling rendah.

RDPU merupakan jenis investasi yang cocok bagi pemula atau kamu yang masih baru dalam dunia investasi. Alasan utamanya yakni karena risikonya yang rendah dengan return yang cukup menjanjikan. Tidak jarang RDPU dijadikan sebagai tempat untuk mengelola dana darurat karena tingkat risikonya yang rendah tersebut.

Bagi para pemula atau yang masih baru dalam dunia investasi. Yuk kita sama-sama kenalan dengan instrument investasi menarik satu ini. Kenali kelebihan Reksadana Pasar Uang sebagai instrument investasi dengan tingkat risiko yang rendah.

Mengenal Kelebihan Reksadana Pasar Uang

1. Tingkat Risiko yang Rendah

Seperti yang sudah kita singgung diatas, RDPU dikenal sebagai investasi dengan tingkat risiko yang rendah. Artinya tingkat penurunan nilai atau harga dari unit reksadana yang kita beli terbilang cukup rendah. Tidak jarang RDPU yang ditawarkan oleh berbagai manajer investasi memiliki risiko yang sangat kecil atau tidak mengalami penurunan yang signifikan bahkan dalam waktu dekat.

Tingkat risiko yang rendah juga berhubungan dengan sistem dari investasi reksadana itu sendiri. Ketika kita berinvestasi pada Reksadana seperti RDPU, dana investasi kita akan dikelola oleh manajer investasi dengan pengalaman yang handal. Oleh karena itu sebagai pemula sekalipun kita bisa mulai berinvestasi tanpa takut karena kurangnya ilmu dalam pasar modal.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Panduan Cara Beli Emas ANTAM yang Benar

2. Return yang Lebih Besar Dari Deposito

Salah satu kelebihan dari RDPU ini adalah return yang lebih besar dari Deposito. Seperti yang kita ketahui, deposito merupakan salah satu instrument investasi yang juga dikenal memiliki risiko rendah. Namun sayangnya deposito yang dikelola oleh Bank ini dikenakan pajak. Sehingga return yang bisa kita dapatkan sangatlah kecil.

Jika kita bandingkan dengan RDPU cenderung lebih unggul. Return rata-rata RDPU pertahun sekitar 6% lebih besar dibandingkan Deposito yakni sekitar 5%. Namun RDPU tidak terkena pajak, sehingga return 6% tersebut tidak perlu kita potong lagi untuk pajak.

3. Setoran Awal yang Kecil

Keunggulan lain dari RDPU ini adalah setoran awalnya yang umumnya kecil. Bahkan kamu bisa berinvestasi mulai dari Rp. 10 ribu rupiah saja di Reksadana Pasar Uang. Itulah mengapa RDPU cocok untuk para pemula atau bahkan untuk mengelola dana darurat.

Dengan setoran awal yang kecil, kamu bisa menabung uang kamu dengan rutin sedikit demi sedikit. Cara seperti ini tentunya cocok bagi para pelajar yang ingin mengelola keuangan bulanan mereka.

4. Mudah dan Tidak Ribet

Sistem berinvestasi pada Reksadana Pasar Uang juga terbilang mudah. Kamu hanya perlu membuka rekening dana nasabah di perusahaan penyedia yang sudah berizin. Bahkan pendaftaran bisa kamu lakukan secara online tanpa perlu datang kekantornya.

Setelah proses pendaftaran selesai, kamu bisa langsung membeli RDPU pada Manajer Investasi yang ada. Pembayarannya juga cukup mudah, yakni bisa melalui mobile banking atau melalui dompet digital kamu. Sistem yang mudah seperti ini tentunya menjadi alasan kuat kenapa RDPU banyak digemari.

5. Pencairan Dana yang Mudah

Kelebihan lainnya dari RDPU adalah proses pencairan dana yang mudah. Berbeda dengan deposito, kamu bisa mencairkan dana di RDPU kamu kapanpun tanpa denda. Jadi kamu tidak harus membayar denda karena menarik dana sebelum jatuh tempo. Itulah mengapa RDPU ini cocok untuk mengelola dana darurat, jadi sewaktu-waktu kita membutuhkan, kita bisa mengambilnya dengan mudah.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Tips Memilih Bank Untuk Membuka Rekening

Instrument Investasi Reksadana

Reksadana sendiri terbagi menjadi tiga jenis yakni RDPU, Reksadana Obligasi dan Reksadana Saham. Ketiga jenis reksadana tersebut dikelola oleh manajer investasi yang memiliki sertifikasi dan pengalaman. Sistem tersebut merupakan keunggulan dari Reksadana itu sendiri.

Sehingga kita sebagai pemula dalam dunia investasi bisa memulai terjun untuk berinvestasi tanpa takut. Itulah yang menjadi alasan hadirnya Reksadana.

Return yang bisa kamu dapatkan juga cukup menjanjikan tergantung jenis reksadana yang kamu pilih. Return tersebut tentunya juga tidak lepas dengan tingkat risiko. Sebagai contoh Reksadana Saham merupakan reksadana dengan tingkat risiko paling besar, namun memiliki tingkat return yang juga besar.

Oleh karena itu penting untuk memilih produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Karena setiap individu tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Picture by Precondo Ca on Unsplash

No Responses

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: