Strategi Investasi dengan Metode RCA, Belajar Investasi

Metode Rupiah Cost Averaging – Metode menabung yang membuat tabungan bisa berkembang kita kenal dengan Investasi. Untuk mencapai tujuan tertentu di masa yang akan datang, seseorang umumnya akan memilih untuk berinvestasi. Karena dengan cara ini uang yang kita tabung bisa bertumbuh dan tidak tergerus dengan inflasi.

Berbeda dengan menabung secara konvensional seperti di Bank, uang hanya akan memiliki nilai yang tetap. Bahkan uang tersebut dapat tergerus dengan tingkal inflasi yang tiap tahun selalu naik. Akibatnya nilai uang yang kamu tabung akan lebih kecil beberapa tahun kemudian.

Mungkin banyak dari kita yang kini tengah mencoba untuk mengelola keuangan dengan cara berinvestasi. Namun tidak jarang dari kita yang masih kebingungan bagaimana cara atau strategi dalam berinvestasi. Apakah ada strategi yang tepat atau baik agar membuat investasi lebih optimal.

Pertanyaan seperti itu seringkali terlontar, terutama bagi para pemula yang masih baru. Oleh karena itu penting untuk mengetahui strategi dalam berinvestasi salah satunya yakni metode RCA atau Rupiah Cost Averaging.

Strategi Investasi Rupiah Cost Averaging

Metode RCA merupakan adaptasi dari metode DCA atau Dollar Cost Averaging. Metode ini seringkali digunakan oleh para investor dalam berinvestasi dalam berbagai instrumen investasi, misalnya yakni investasi di pasar modal atau saham.

Strategi RCA adalah metode investasi secara berkala dan konsisten yang dilakukan oleh investor. Artinya dalam berinvestasi kita melalukannya secara berkala atau teratur dengan nominal tertentu yang disesuaikan dengan manajemen keuangan setiap individu.

Sebagai contoh setiap bulannya kita menyisihkan uang dari gaji sebesar 500 ribu rupiah. Uang tersebut kemudian kita gunakan untuk membeli suatu saham yang sudah kita analisa sebagai contoh BBRI. Harga 1 lembar saham BBRI yakni sekitar 4000 atau 1 lotnya yaitu 400 ribu rupiah. Jadi setiap bulannya kita membeli saham BBRI pada tanggal yang sama sebanyak 1 lot.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Cara Berinvestasi Bagi Pemula, Pasti Langsung Bisa!

Cara ini kita lakukan secara konsisten atau terus menerus selama jangka waktu yang kita inginkan. Metode ini sangat cocok untuk kamu yang investasi dalam jangka waktu panjang. Khususnya bagi para pegawai atau karyawan yang memiliki gaji bulanan.

Jadi dengan metode RCA ini kita harus bisa konsisten untuk berinvestasi sesuai tanggal yang sudah kita tentukan. Selain itu kita tidak perlu bingung kapan waktu berinvestasi yang tepat, karena patokan kita bukan pada harga. Jadi pada harga berpapun kita tetap membeli saham tersebut jika sudah sesuai waktunya.

Apakah Metode RCA Menguntungkan?

Metode RCA ini umumnya kita gunakan untuk investasi jangka panjang. Sehingga kita harus bisa memilih instrument investasi yang cocok untuk jangka panjang, sebagai contoh saham. Tidak semua saham tentunya cocok untuk kita investasikan dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu penting untuk melakukan analisa terlebih dahulu, sektor mana yang baik untuk jangka waktu tertentu.

Pada intinya metode RCA akan memberikan keuntungan selama kita berinvestasi pada instrumen yang tepat. Pilihlah investasi yang memiliki return yang baik setiap tahunnya. Sebagai contoh pada sektor perbankan, beberapa bank besar seperti BCA, atau BRI. Mereka dikenal sebagai perusahaan dengan pertumbuhan yang baik setiap tahunnya. Namun balik lagi penting untuk melakukan analisa pribadi dan mengambil keputusan sendiri.

Instrument Investasi yang Cocok dengan Metode RCA

Beberapa instrument investasi yang bisa menggunakan strategi investasi RCA antara lain seperti :

  • Reksadana Pasar Uang (Jangka Pendek hingga Panjang)
  • Reksadana Obligasi dan Pasar Uang (Jangka Waktu Panjang dan Risiko Tinggi)
  • Saham (Khususnya sektor yang memiliki pertumbuhan positif setiap tahunnya)
  • Logam Mulia Emas

Namun perlu di ingat kembali semua keputusan merupakan tanggung jawab setiap individu. Lakukan analisis yang baik sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Panduan Cara Beli Emas ANTAM yang Benar

Picture by Mathieu Stern on Unsplash

No Responses

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: