Sebenarnya Kebutuhan Tersier Itu Penting Enggak Sih?

Seberapa Penting Kebutuhan Tersier – Sebagaimana makhluk hidup, manusia merupakan makhluk yang tidak akan pernah lepas dengan kebutuhan. Dengan terpenuhi kebutuhan tersebut manusia dapat terus melanjutkan kehidupan mereka dan mendapatkan kesejahteraan hidup.

Sebelum kita membahas topik utama pada artikel kali ini, ada baiknya untuk mengenal kembali ketiga jenis kebutuhan manusia berikut. Dengan begitu kita bisa memahami dengan lebih baik topik utama pada artikel ini nantinya.

Macam-Macam Jenis Kebutuhan

1. Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer atau juga kita kenal dengan sebutan kebutuhan pokok, merupakan kebutuhan yang pada dasarnya wajib untuk kita penuhi untuk dapat bertahan hidup. Sebagai contoh kebutuhan pokok manusia yakni pangan, sandang dan papan. Jika kebutuhan tersebut tidak bisa kita penuhi maka akan berdampak pada kehidupan kita secara keseluruhan.

2. Kebutuhan Sekunder

Kemudian kebutuhan selanjutnya yakni kebutuhan sekunder yang merupakan kebutuhan yang hukumnya bisa kita penuhi atau juga tidak. Namun apabila kebutuhan sekunder terpenuhi kehidupan sehari-hari kita akan lebih terbantu. Contoh dari kebutuhan sekunder ini yakni seperti handphone, hiburan, kendaraan, dan lain sebagainya yang mana apabila kebutuhan tersebut tidak kita penuhi tidak akan mengancam kehidupan manusia.

3. Kebutuhan Tersier

Kebutuhan ini menjadi salah satu kebutuhan yang tidak semua manusia bisa memenuhinya. Namun kebutuhan ini pada umumnya tidak mengancam kehidupan apabila tidak kita penuhi. Karena kebutuhan tersier merupakan kebutuhan yang berkaitan dengan kemewahan. Oleh karena itu kita perlu memiliki keuangan yang baik terlebih dahulu untuk dapat memenuhi kebutuhan ini.

Mengenal Kebutuhan Tersier

Seperti yang sudah kita ketahui kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang sama sekali tidak wajib untuk kita penuhi. Karena kebutuhan ini pada dasarnya tidak akan mengancam kehidupan manusia, artinya kita masih bisa hidup jika kebutuhan ini tidak terpenuhi.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Tips Hemat Yang Benar, Jangan Salah Lagi Ya!

Contoh Kebutuhan Tersier

Mungkin masih ada beberapa dari kita yang belum memahami betul seperti apa kebutuhan tersier tersebut. Bahkan tidak jarang yang mengkategorikan kebutuhan tersier menjadi kebutuhan pokok atau bahkan sekunder, karena satu atau lain hal.

Pada umumnya kebutuhan tersier yakni terkait dengan kemewahan baik itu berupa barang, hiburan, atau bentuk kebutuhan lainnya. Artinya kebutuhan pokok bisa saja berubah menjadi kebutuhan tersier apabila terkait dengan kemewahan itu tadi sebagai contoh yakni rumah.

Rumah merupakan kebutuhan pokok yang pada dasarnya harus kita penuhi untuk bertahan hidup. Namun apabila rumah yang kita inginkan merupakan rumah mewah, lebih dari satu, memiliki fasilitas tertentu dan sebagainya. Maka rumah seperti itu berubah menjadi kebutuhan tersier.

Contoh lainnya dari kebutuhan tersier ini yakni seperti jam tangan mewah, handphone mewah, perhiasan mewah, sepatu mahal, tas mahal, liburan keliling dunia, nonton pertandingan bola di kursi VIP dan lain sebagainya.

Apakah Kebutuhan Tersier Itu Salah?

Mungkin beberapa dari kita menganggap kebutuhan tersier ini menjadi suatu hal yang salah. Pada dasarnya kita tidak bisa menghakimi sebelah pihak dalam hal seperti ini, karena setiap manusia memiliki hak untuk itu.

Kita memiliki hak untuk memenuhi setiap kebutuhan kita demi mendapatkan kesejahteraan dan kebahagiaan. Terlebih seperti kita tahu, standar kebahagiaan setiap individu tentunya berbeda-beda. Ada orang yang sudah bahagia dengan kehidupan yang standard dan sederhana, namun ada juga yang tidak.

Oleh karena itu mereka berusaha untuk dapat memenuhi keinginan mereka untuk bisa memenuhi kebutuhan tersier mereka.

Kita bisa mengkategorikan bahwa kebutuhan tersier menjadi suatu hal yang salah apabila kita salah dalam memprioritaskan kebutuhan, menempuh jalan yang tidak baik untuk memenuhinya dan mempergunakannya dengan tidak semestinya.

Ketika kita mencoba memenuhi kebutuhan tersier dan mengabaikan kebutuhan utama, yang ada kita hanya akan menderita. Karena gengsi dan rasa iri membuat kita ingin tampil layaknya orang kaya dengan barang-barang mewah yang kita kenakan, padahal keuangan kita belum siap untuk hal tersebut.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Tips Memilih Bank Untuk Membuka Rekening

Terlebih apabila kita mencoba memenuhi kebutuhan ini dengan menggunakan jalan pintas yakni jalan yang tidak baik seperti mencuri, jual barang-barang ilegal, menjual obat-obat terlarang dan hal lainnya yang tidak pantas.

Penting atau Enggak?

Pada dasarnya kebutuhan tersier menunjukan tingkat ekonomi yang baik pada suatu individu atau rumah tangga. Dalam ilmu ekonomi, semakin kecil pengeluaran untuk kebutuhan pokok menunjukkan tingkat kesejahteraan pada individu atau rumah tangga tersebut.

Artinya tingkat pengeluaran untuk kebutuhan sekunder ataupun tersier yang tinggi dapat menjadi indikator kesejahteraan. Alasannya karena ekonomi atau keuangan yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan kesejahteraan hidup.

Jadi menjawab pertanyaan apakah kebutuhan tersier penting atau tidak dalam kehidupan.

Berdasarkan jawaban pribadi saya, kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang penting untuk kita penuhi walaupun tidak wajib hukumnya. Selama kita bisa memenuhi kebutuhan pokok kita terlebih dahulu dengan baik dan kemudian kebutuhan sekunder, maka tidak ada salahnya untuk lanjut memenuhi kebutuhan selanjutnya yakni tersier.

Poin penting yang perlu kita perhatikan yakni adanya proses yang perlu kita lewati untuk mencapai titik tersebut. Semua orang mempunyai waktu masing-masing untuk bersinar dan mencapai titik tersebut. Jangan merasa tertinggal dan terburu-buru hingga akhirnya tergelincir kejalan yang salah.

Tips Agar Terpenuhinya Kebutuhan

Ada berbagai hal yang bisa kita lakukan untuk mencapai titik dimana kita bisa memenuhi berbagai kebutuhan dalam hidup kita, khususnya yakni tersier.

1. Manajemen Keuangan

Memiliki manajemen yang baik dalam mengelola keungan adalah kunci penting untuk memenuhi setiap kebutuhan kita. Manajemen keuangan yang buruk dapat berdampak pada terganggunya pemenuhan kebutuhan, baik itu kebutuhan pokok, sekunder atau bahkan tersier.

Oleh karena itu penting untuk mengelola keuangan dengan manajemen yang baik misalnya dengan membuat rincian pengeluaran bulanan, merincikan dan memprioritaskan setiap kebutuhan, menyiapkan dana darurat, menyiapkan dana asuransi dan menyiapkan dana di masa yang akan datang dengan investasi.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:  Cara Mengatur Keuangan Bulanan Kamu, Biar Gak Hilang Entah Kemana!

2. Meningkatkan Pemasukan

Cara agar kita bisa memenuhi berbagai kebutuhan dalam hidup tentunya selain manajemen pengeluaran juga penting untuk memperhatikan pemasukan. Pemasukan yang kecil tentu akan membuat pengeluaran kita menjadi terbatas terutama untuk kebutuhan pokok saja.

Jadi ada baiknya untuk meningkatkan pemasukan atau penghasilan kita, misalnya dengan berusaha untuk mendapatkan promosi jabatan, memiliki pekerjaan sampingan, memiliki passive income, dan sebagainya.

3. Manajemen Diri

Selain manajemen pengeluaran dan pemasukan penting adanya untuk memperhatikan manajemen diri kita masing-masing. Tidak jarang dari kita yang mencoba untuk memenuhi kebutuhan tersier terlebih dahulu dan mengabaikan kebutuhan lainnya karena rasa gengsi yang besar dalam diri.

Itulah mengapa kita penting untuk melakukan manajemen diri yang baik dengan menanamkan nilai-nilai dan kebiasaan yang baik pada diri sendiri. Bagaimanapun mereka yang sukses umumnya memiliki kebiasaan yang membangun dan pola pikir kaya.

4. Menjaga Hubungan Horizontal dan Vertikal

Dalam kehidupan kita tentunya tidak terlepas dengan hubungan horizontal yakni sesama manusa dan vertikal yakni dengan tuhan.

Sesama manusia, kita tercipta sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Memiliki hubungan antar sesama manusia yang baik tentunya membuka berbagai pintu dalam kehidupan. Begitupula dengan hubungan dengan Tuhan YME, sebagai umat beragama hal tersebu tidak boleh kita lupakan. Jangan sampai kita sombong dan lupa akan tuhan ketika sudah mencapai titik yang kita impikan.

Picture by Jonathan Francisca on Unsplash

No Responses

Leave A Reply

%d blogger menyukai ini: